DIA
Thursday, August 2nd, 2007
Tepojok Ia di ruangan ini,
Sendirinya…
Aku hanya heran,
Mengapa orang seperti Dia
Hanya sendiri?
Wajahnya jarang tersenyum dengan tulus,
Gugup Ia melihatku menghampirinya.
Mungkin Ia pikir Aku akan mengusiknya,
Tidak!!!!
Aku hanya ingin menyapanya…
Menghilangkan kegalauan yang terlukis
Di raut wajahnya…
Menghiburnya, mewarnai dunianya,
Bukan menjadi belahan hatinya.
Hanya sekedar memberitaukannya,
Inilah hidup!
Sekali , Ia menolaknya,
Menandakan ia tak mempercayaiku
Lalu,sedikit bosan
Berbagi dukanya denganku.
Sekali waktu, Aku tak menyapanya sedikitpun,
Kulihat Ia kebingungan
Wajahnya penuh tandanya…
Ia dekati Aku, berusaha mencari perhatianku
Aku hanya ingin
Dia tak bergantung denganku,
Ia harus mencari kesenangannya sendiri,
Tapi, bila Aku menghindar darinya,
Ada yang hilang…
Sekali waktu, Aku datang dengan sedihku,
Ia benar2 tak menyangka
Aku bisa bersedih,
Terisak menangis di sampingnya…
Hujan, 29072007